Kota Tanjungpandan Rayakan Hari Jadi ke-188, DPRD dan Pemkab Komitmen Wujudkan Kota Bersih dan Berdaya Saing
LensaBelitong.com-Tanjungpandan – Kota Tanjungpandan resmi memasuki usia 188 tahun pada tahun 2026 ini. Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188 ditandai dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Belitung yang digelar di Gedung DPRD, Rabu 1Juli 2026.
Mengusung tema “Belitung menuju Kota Global Berbasis Maritim Dan Budaya". peringatan tahun ini menjadi refleksi sekaligus titik tolak pembenahan kota.
Ketua DPRD Kabupaten Belitung,Vina Cristyn Ferani, S.E., dalam pidatonya menyebut 188 tahun adalah usia yang matang bagi sebuah kota.
"Melalui peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188 tahun 2026 dengan tema 'Belitung Menuju Kota Global Berbasis Maritim dan Budaya', mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, dan inovasi seluruh elemen masyarakat," ujar Vina.
Ia juga menekankan agar peringatan ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan sebagai bahan evaluasi atas kontribusi yang telah diberikan untuk daerah, sekaligus mengapresiasi berbagai pencapaian pembangunan yang telah diraih oleh pihak pemerintah daerah. Tidak lupa, dalam momen tersebut, Ketua DPRD juga mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk institusi Polri.
Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos, dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala sejenak guna mengenang jasa Almarhum K.A. Rahat dan para tokoh pendiri kota.
Beliau memaparkan sejumlah capaian makro ekonomi Belitung setahun terakhir, seperti pertumbuhan ekonomi sebesar 4,06%, peningkatan pendapatan per kapita menjadi Rp82,47 juta, serta keberhasilan mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 6 kali berturut-turut.
Bupati juga mengapresiasi penghargaan dari Kapolri kepada Ketua LAM Belitong atas kontribusi pencegahan radikalisme, serta prestasi nasional para guru dan anak-anak Belitung di bidang seni-olahraga.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti lompatan besar Belitung di kancah internasional dengan kembali beroperasinya penerbangan internasional Scoot rute Singapura-Tanjungpandan per 3 Mei 2026 tanpa membebani APBD, status Belitung sebagai UNESCO Global Geopark, hingga suksesnya ajang myBCA Belitung Multisport Festival 2026 dan Gran Fondo New York (GFNY) Belitung 2026.
"Belitung sedang tumbuh menjadi daerah yang dikenal, terpercaya, dan dipertimbangkan di tingkat internasional. Namun menjadi daerah yang mendunia bukan berarti kita harus kehilangan jati diri. Kekuatan terbesar Belitung justru terletak pada identitas budaya Melayu, laut, keharmonisan, dan keramahan masyarakatnya," tegas Bupati.
Bupati menutup sambutannya dengan mengucapkan selamat ulang tahun untuk kota Tanjungpandan tercinta.
"Dirgahayu Kota Tanjungpandan ke-188, semoga Tanjungpandan selalu menjadi kota yang BERTUAH (Bersih, Elok, Ramah, Tertib, Ulet, Aman, dan penuh Harapan." Ujarnya.
Dalam acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Belitung, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bupati Belitung periode 2013-2023 H. Sahani Saleh, S.Sos, ahli waris K.A. Rahat (Depati Cakradiningrat VIII) Mirza Daliyodi, SE, MM, Ketua LAM Belitong Achmad Hamzah, jajaran kepala OPD, instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Belitung.
Nuansa kebudayaan Melayu Belitong terasa kental dengan dimulainya acara melalui prosesi adat Berebut Lawang dan Tarian Selamat Datang, disusul dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustaz Achmad Dailami.
Selain mendengar sambutan utama, agenda sidang paripurna ini juga diisi dengan momen penting, di antaranya:
Pemotongan Tumpeng: Dilakukan oleh Bupati dan Ketua DPRD Kab. Belitung yang diserahkan kepada keluarga almarhum K.A. Rahat.
Penyerahan SKT Lahan Situs Makam: Penyerahan Surat Keterangan Tanah (SKT) atas lahan seluas 7.500 M² lokasi situs Makam K.A. Rahat di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong kepada Bupati.(Ts67).
Tidak ada komentar