Korban Kecelakaan Armada Damkar Masih Dirawat, Ketua DPRD Belitung Beri Dukungan

BELITUNG, LENSA BELITONG — Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani, membesuk Rico Saputra, salah satu personel Damkar BPBD Belitung yang menjadi korban kecelakaan tunggal saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Sijuk.

Vina menjenguk Rico yang masih menjalani perawatan di RSUD Marsidi Judono Belitung, Selasa (25/8/2026).

“Kondisinya masih mengalami trauma dan itu sangat kita pahami, mengingat kecelakaan yang dialami cukup berat,” kata Vina usai meninjau kondisi Rico.

Menurutnya, armada suplai air milik Damkar BPBD Belitung tersebut sempat terbalik beberapa kali dalam kecelakaan. Akibat kejadian itu, Rico mengalami sejumlah luka dan masih membutuhkan penanganan medis.

“Mobil sampai terbalik beberapa kali. Rico mengalami luka yang membutuhkan jahitan dan ada bagian yang retak. Saya meminta agar kondisinya terus dipantau dan diobservasi sampai benar-benar pulih,” ujarnya.

Vina bersyukur tiga personel Damkar BPBD Belitung yang berada di dalam armada tersebut berhasil selamat.

Dua personel lainnya telah diperbolehkan pulang, sedangkan Rico masih menjalani perawatan dan observasi di RSUD Marsidi Judono.

Ia menegaskan, keselamatan petugas jauh lebih penting dibandingkan kerugian materi akibat kerusakan kendaraan operasional.

“Mobil masih bisa kita perbaiki, tetapi yang paling berharga adalah keselamatan dan nyawa para petugas Damkar kita,” tegasnya.

Pasca kecelakaan tersebut, DPRD Kabupaten Belitung akan mendorong upaya penambahan armada Damkar untuk menjaga kesiapsiagaan operasional, terutama di tengah meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.

Vina mengatakan pihaknya akan mencoba berkomunikasi dengan pemerintah daerah lain untuk membuka peluang mendapatkan bantuan atau hibah kendaraan pemadam kebakaran.

“Kalau memungkinkan, kami akan mencoba berkomunikasi dengan pemerintah provinsi lain, terutama DKI Jakarta, terkait kemungkinan bantuan atau hibah mobil pemadam kebakaran untuk mengganti armada yang mengalami kecelakaan,” katanya.

Di sisi lain, Vina mengingatkan seluruh personel Damkar BPBD Belitung agar selalu mengutamakan keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan.

“Pekerjaan mereka memiliki risiko tinggi. Jangan panik dan tetap berhati-hati. Berdoa sebelum dan sesudah bekerja, serta langkah keselamatan tetap harus diutamakan,” pungkasnya.(Ts67)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.