Liga Super PBVSI Babel 2026 Seri Belitung Resmi Dibuka, Bambang Patijaya Incar Bibit Atlet Potensial
BELITUNG, LENSA BELITONG — Liga Super PBVSI Bangka Belitung 2026 Seri Kabupaten Belitung resmi dibuka di GOR Tanjungpandan, Senin (24/8/2026). Kompetisi ini menjadi bagian dari agenda Liga Super PBVSI Babel 2026 yang digelar secara terintegrasi di tujuh kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pembukaan dihadiri Ketua PBVSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Bambang Patijaya, Ketua PBVSI Kabupaten Belitung Edi Usdianto, Ketua Pelaksana Abu Yamin, jajaran pengurus dan panitia, pembina klub, wasit, tamu undangan, serta para atlet peserta.
Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PBVSI.
Ketua PBVSI Kabupaten Belitung Edi Usdianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi. Ia mengatakan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli di Belitung cukup tinggi.
“Di Kabupaten Belitung terdapat sekitar 55 klub yang telah terdata. Untuk Liga Super PBVSI Babel Seri Belitung diikuti 24 tim putra dan 23 tim putri,” ujar Edi.
Ia berharap seluruh atlet dapat menjunjung tinggi sportivitas, membawa nama baik klub, membanggakan orang tua, serta meraih prestasi terbaik selama kompetisi berlangsung.
Momentum Pembenahan Data Klub dan Atlet
Ketua PBVSI Babel Dr. Bambang Patijaya mengatakan Liga Super PBVSI 2026 bukan hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga momentum untuk memperkuat pembinaan sekaligus membenahi administrasi dan pendataan klub serta atlet.
“Jadi pada malam hari ini kita melakukan pembukaan Liga Super PBVSI di Bangka Belitung. Ini seri Belitung. Tadi sore saya membuka seri Beltim,” kata Bambang Patijaya seusai pembukaan.
Menurutnya, seri di Pulau Bangka direncanakan berlangsung pada awal September 2026. Setelah seluruh seri kabupaten dan kota selesai, juara dan runner-up dari masing-masing daerah akan dipertemukan pada babak lanjutan tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diperkirakan berlangsung awal Oktober.
Bambang menegaskan, sistem kompetisi tersebut diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat kelembagaan PBVSI di daerah, terutama dalam hal pendataan klub dan atlet.
“Kita ingin melakukan pembinaan secara lebih baik, lebih bagus, sesuai dengan administrasi. Kami minta kepada seluruh Pengkab dan Pengkot se-Bangka Belitung melakukan pendataan klub dan juga pendataan atlet,” ujarnya.
Ia menyebut Kabupaten Belitung saat ini memiliki sekitar 55 klub yang telah mendapatkan surat keputusan, dengan jumlah pemain mencapai lebih dari seribu atlet.
Menurut Bambang, data tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun pola pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Jadi Arena Talent Scouting Atlet Muda
Bambang Patijaya juga mengungkapkan bahwa kompetisi resmi PBVSI menjadi salah satu arena untuk mencari bibit atlet potensial.
Pihaknya telah menjalin komunikasi dengan klub nasional Samator. Atlet-atlet muda yang memiliki kemampuan, postur, serta usia sesuai kriteria berpeluang mendapatkan perhatian untuk mengikuti proses pembinaan lebih lanjut.
“Jadi kegiatan-kegiatan resmi seperti ini juga menjadi arena untuk scouting pemain kita, talent scouting,” ungkapnya.
Ia berharap dari kompetisi yang berlangsung di tujuh kabupaten dan kota akan muncul atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kita berharap dari seluruh kabupaten dan kota, termasuk Belitung, akan muncul bibit-bibit yang bagus yang nantinya bisa kita kirim ke Liga Voli Nasional,” tuturnya.
Selain itu, PBVSI Babel berencana mendorong pelaksanaan kompetisi kelompok usia pada 2027, khususnya kategori U-17 atau U-18. Program tersebut diharapkan memperkuat pembinaan atlet sejak usia muda.
Animo Penonton Jadi Kekuatan Bola Voli Belitung
Bambang Patijaya turut mengapresiasi tingginya animo masyarakat Belitung dalam menyaksikan pertandingan bola voli.
Menurutnya, antusiasme penonton yang tinggi menjadi modal penting dalam mengembangkan bola voli sebagai olahraga prestasi sekaligus hiburan masyarakat.
“Kalau ada kejuaraan begini di Pulau Belitung, kalau bisa pungut karcis, penontonnya luar biasa,” katanya.
Ia berharap klub-klub di Belitung semakin aktif melakukan pembinaan atlet sehingga para pemain memiliki jalur pengembangan yang jelas dan berkelanjutan.
Digelar Sekitar 14 Hari
Ketua Pelaksana Liga Super PBVSI Babel Seri Kabupaten Belitung, Abu Yamin, mengatakan kompetisi dijadwalkan berlangsung sekitar 14 hari, termasuk rangkaian pembukaan.
Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, pertandingan menggunakan sistem gugur agar seluruh rangkaian kompetisi dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Rencana kita 13 hari, 14 hari sama pembukaan,” ujar Abu Yamin.
Ia menjelaskan, pada malam pembukaan terdapat dua pertandingan. Selanjutnya, pertandingan akan berlangsung dua kali pada sore hari dan dua kali pada malam hari.
Pelaksanaan kompetisi mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pengprov PBVSI, KONI, serta para donatur.
Menuju Persaingan Tingkat Provinsi
Setelah Seri Kabupaten Belitung selesai, tim terbaik akan memperebutkan posisi juara dan runner-up untuk mendapatkan kesempatan tampil pada babak lanjutan tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pada babak tersebut, juara dan runner-up dari tujuh kabupaten dan kota akan dipertemukan dalam satu kompetisi.
Dengan format tersebut, Liga Super PBVSI Babel 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar di tingkat kabupaten, tetapi juga menjadi jalur bagi klub dan atlet untuk menunjukkan kemampuan di level provinsi hingga nasional.
Bambang Patijaya kemudian secara resmi membuka Liga Super PBVSI Babel 2026 Seri Kabupaten Belitung.
Ia berharap seluruh pertandingan berjalan aman, lancar dan sportif serta mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Belitung dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Acara pembukaan ditutup dengan penampilan dancing dari PBVSI Kabupaten Belitung yang mendapat sambutan meriah dari tamu undangan dan penonton.
Dengan dimulainya kompetisi, klub-klub peserta kini bersiap menjalani persaingan selama kurang lebih dua pekan untuk memperebutkan gelar juara sekaligus membuka peluang menjadi wakil Kabupaten Belitung pada babak tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(Rls/Red)
Tidak ada komentar