Citilink Tambah Frekuensi Penerbangan Harian Belitung–Jakarta, Berlaku 16 November 2026
TANJUNGPANDAN, LENSA BELITONG — Konektivitas transportasi udara Pulau Belitung dengan Jakarta semakin diperkuat. Maskapai Citilink resmi menambah frekuensi penerbangan harian (daily flight) untuk rute Tanjungpandan (TJQ)–Jakarta (CGK) pulang pergi (PP), mulai 16 November 2026.
Penambahan frekuensi penerbangan tersebut disambut positif oleh Manajemen Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin. Langkah ini dinilai sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi udara, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
General Manager Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin, Tri Yudi Anshary, menegaskan bahwa penambahan penerbangan harian Citilink merupakan perkembangan positif bagi konektivitas udara Belitung. Dengan tersedianya penerbangan setiap hari, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan dan keleluasaan dalam mengatur perjalanan menuju Jakarta maupun sebaliknya.
“Kami menyambut baik komitmen Citilink dalam menambah frekuensi penerbangan harian rute Tanjungpandan–Jakarta mulai 16 November mendatang. Ini merupakan perkembangan positif bagi konektivitas udara Pulau Belitung,” ujar Tri Yudi Anshary, Rabu (4/11/2026).
Ia menegaskan, kehadiran penerbangan setiap hari bukan sekadar menambah pilihan jadwal bagi penumpang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan ekonomi daerah.
“Dengan adanya penerbangan setiap hari, masyarakat akan semakin mudah merencanakan perjalanan, baik untuk kepentingan pekerjaan, bisnis, maupun kebutuhan lainnya. Kami berharap peningkatan frekuensi ini juga mampu memperkuat arus kunjungan wisatawan, sehingga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Belitung,” tegasnya.
Untuk mendukung penambahan jadwal tersebut, Manajemen Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin memastikan kesiapan seluruh fasilitas operasional, baik sisi darat (landside) maupun sisi udara (airside), termasuk penyesuaian alokasi waktu penerbangan (slot time).
Seluruh operasional tetap mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, pelayanan, serta kepatuhan terhadap regulasi penerbangan yang berlaku melalui standar 3S+1C (Safety, Security, Services, and Compliance).
Penambahan frekuensi penerbangan ini diharapkan semakin memperkuat aksesibilitas Pulau Belitung dengan Jakarta, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha.
Manajemen bandara juga mengimbau pengguna jasa dan calon penumpang untuk memeriksa pembaruan jadwal serta pemesanan tiket melalui kanal resmi maskapai Citilink maupun platform perjalanan terpercaya.(Ts67)
Tidak ada komentar